You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki: Jangan Khawatir, Polisi Sudah Kantongi Otak Pelaku
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki Minta Warga Jakarta Tak Perlu Khawatir

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta warga untuk tidak khawatir dan menyerahkan penanganan kasus teror bom di kawasan Sarinah, Jl MH Thamrin, kepada polisi. Saat ini, polisi telah mengantongi nama maupun otak pelaku.

Jakarta tetap aman tidak ada yang perlu dikhawatirkan

"Polisi sudah mengantongi otak pelakunya dan sudah menyiapkan hal-hal terkait penangkapan mereka lah. Jakarta tetap aman tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar Basuki di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/1).

Dia meminta kepada warga agar melaporkan kepada aparat jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Dengan demikian aparat bisa segera menanganinya.

Basuki dan Dua Menteri Jenguk Korban Teror Bom Sarinah

Pemprov DKI Jakarta, kata Basuki, telah memiliki aplikasi Qlue untuk memudahkan warga melaporkan sesuatu.

"Kalau kalian melihat ada hal-hal yang mencurigakan, langsung laporkan. Setelah ini aparat kita akan jauh lebih tanggap, kalau sudah bom bunuh diri kan sudah tidak bisa dicegah," tutur dia.

Sementara itu, Basuki juga meminta kepada warga untuk beraktivitas seperti biasa. Dirinya telah mencontohkan agar warga Jakarta tidak perlu khawatir.

"Saya saja aktivitas kok, masyarakat silahkan saja," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati